Antena ini di pasang diatas tiang antena untuk TV. dari atap rumah sekitar 2 meter supaya cukup untuk di akses dari tempat yang agak jauh.
Untuk Acces point nya sendiri menggunakan Radio AP merk D-Link DWL-2100AP. Hasilnya lumayan ok dengan jarak sekitar radius 300meter tanpa halangan masih bisa di akses dengan sinyal sekitar 75% langsung dari laptop.
AP nya di masukan kedalam taperware box untuk menyimpan makanan. Yg penting kedap air dan tahan sinar matahari. Pengen tau aja neh berapa lama bertahan dengan plastik ini....:D. Sebenarnya karna perangkat AP yg di dalamnya untuk penggunaan indoor dipaksakan jadi outdoor untuk nekan biaya. Jadi yang ada di akal-akalin. Terus harus ditaro diluar karna agar dekat dengan antenna jadi Loss signal di cable di kurangi dengan memendekan jarak antara antenna dan radio.
Dari Radio AP ini aku share dengan teman2 di sekitar rumah. Client menggunakan antena Yagi 15db dan USB LAN adapter dengan SMA connector untuk menghubungkan external antena. Dari hasil coba-coba ini dengan jarak sekitar 700meter masih bisa menangkap
sinyal sekitar 50%. Signal strenght ini juga kadang masih berubah-ubah tergatung kondisi cuaca hujan atau tidak. Persoalan nya dari point-to-point tidak LOS ada 2 pohon cemara di pos satpam tinggi banget jadi cukup mengattenuated sinyal yang di terima....Untuk Security nya masih menggunakan WEP yg di set di AP nya. Lumayan dari AP ini di share ke 3 users speednya masih ok lah untuk browsing and chating.
Di taro diatas tiang antenna TV. cuma lom aku rapihin neh kabel2nya keliatan semrawut ya....
Ga harus pake triangle tower yg penting sih memenuhi ajah syarat ketinggian nya dan bisa di akses dari client dari jarak yg lebih jauh. Tapi menurut yang ahlinya sih ketinggian mempengaruhi jarak pancar. Ada yang disebut dengan Fresnel Zone (orang elektro pasti ngerti). Atau ada link bagus neh http://my.opera.com/m4m4n/blog/tools-yang-sangat-bermanfaat-sebelum-pemasangan-wireless-lan
Antenna, pigtail dan AP yg dimasukan kedalam box plastik
Nude antenna yg terdiri dari pipa2 tembaga..kalau ada sih yg berbahan kuningan dilapisin perak....cuma mahal kali ya harganya.
Female N-type conector dari antenna.
Sumber : http://kasepuhan.multiply.com/journal/item/19?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem
No comments:
Post a Comment