Tuesday, September 18, 2012

Yuk Hunting WIFI Gratisan

Berburu Wifi Gratisan

Mungkin ini yang di nanti oleh para pemburu ACCESS gratisan dan para penguna laptop yang suka sama gratisan access internet. Sapa sih yang gak mau sama GRATISAN! access sepuasnya tanpa halangan dan tanpa batas (kecuali batasan batre hehe) penelusuran gua di dunia maya sampailah pada sebuah penjelajahan wifi. Yah mungkin sudah banyak di internet yang menerangkan gimana caranya kita membobol atau membongkar HOSPOT atau Wifi . Tapi gua pengen berbagi juga ne buat para pemirsa WIFI Hunter… hehe yang notabenya temen temen gua sendiri…

1. ada yang bilang pake Easy WiFi Radar tapi penelusuran gua menemukan ini hanya hotspot yang tidak terkunci saja tapi boleh deh temen temen mencobanya ada VIDEONYA jugag loh. kalau bingung tanya sama paman Google ketik kata kata kunci Easywifi.
www.youtube.com
rsearch tulis easy wifi
untuk Download
www.makayama.com/EasyWifiRadar.zip

2. Ada lagi yang bilang pake AirSNORT Software ini sangat mudah di gunakan kalo boleh di bilang anak umur 10 tahun yang ngerti komputer ajh dah bisa makek nya . nama AirSNORT di ambil dari penciptanya sendiri.pada peluncuran software ini si pembuat menjelaskan bahwa software ini sebenernya di buat untuk mengungkap atau mengetes suatu WEB key rahasia baik yang 64 bit, 128bit dan yang lebih tinggi lagi 256bit serta WPA. tapi disayangkan para penguna windows hehe g bisa makek di windows . tapi ada hembusan kabar lage katanya udah keluar kok fersi windowsnya wuahaha ya katanya sih di kompailer gitu menjadi namanya WinAirSnort plus sama tutorial dan artikelnya Kelebihan tools ini bersifat GUI dan sangat easy lo. katanya software ini mudah banget kaya di windows windows gitu tinggal klik dan eng ing eng dapet deh keynya ya sempet nunggu dulusih bisa di sambi sama chat ama temen, minum kopi, atau ngeboker dulu sambil menunggu hasil keynya heheh… wah cocok banget lah pokoknya sama para “new bie” yang pengen sederhana dan mudah
pengen kan download software ini bisa ke sini
wireless.phpnet.us/image/orinoco%20ver2-128bit.jpg

3. nah ini yang trahir yang gua temuin di dunia maya AirDamp. Software ini bener bener susah dan rumit gua sendiri aja bingung cara pakeknya menurut gosip ini yang paling top bayangkan dengan tools ini mampu membongkar system keamanan sebanyak 26 angka atau 128 bit .
http://wireless.phpnet.us/image/airdump.gif
http://wireless.phpnet.us/image/airdump2.gif
AirDamp Mengoleksi Packet Capture
http://wireless.phpnet.us/image/aircrak.gif
http://wireless.phpnet.us/image/ac3.gif
Arkrack Mengolah Packet Capture dan Berhasil
Menembus Kemanan Jaringan Wireless (WEP).
http://wireless.phpnet.us/image/wpa.jpg
Arkrack Mengolah Packet Capture dan Berhasil
Menembus Kemanan Jaringan Wireless (WPA)
hxxp://new.photos.yahoo.com/gunpwk/album/576460762323530803
selamat mencoba…
penulis tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan artikel ini. penulis hanya sekedar memberitahukan bahwa di atas langit masih ada langit… apa hubungannya hehe…

Semoga bermaafaat. GBU :)

sumber: http://joinchen.wordpress.com/2008/06/03/berburu-wifi-gratisan/

Tutorial Wireless Hacking WEP dengan AirSNORT


1. Tutorial Wireless Hacking WEP dengan AirSNORT

Tools yang bisa gunakan adalah AirSNORT yang mana orang yang menciptakan AirSNOR, sewaktu di wawancara saat release pertama kali menyatakan bahwa AirSNOR tidak diciptakan sebagai alat permainan hacker, melainkan sebagai alat untuk mengungkapkan kelemahan yang ada pada WEP. Tools yang sangat terkenal, kecenderungannya berjalan di sistem operasi Linux, namun sekarang sudah ada AirSNOR yang bisa dijalankan di windows yang sebelumnya harus anda mengcompilenya terlebih dahulu yang dapat anda peroleh dengan gratis.

Atau ada AirSNORT yang siap pakai yaitu WinAirSNOR yang compatible dengan sistem operasi Windows 98, ME, 2000 and XP dengan dukungan jenis card yang lebih banyak dan mampu merecovery atau mengungkapkan kelemahan WEP Key rahasia baik yang 64 bit, 128bit dan yang lebih tinggi lagi 256bit serta WPA.


Untuk membuktikan bahwa System keamanan jaringan wireless bisa ditembus, anda bisa mencoba Tutorial serta Tools yang dikompile agar bisa berjalan diatas system operasi Windows yang sebelumnya hanya bisa berjalan diatas OS Linux yaitu WinAirSnort berikut dengan tutorial/artikelnya .
Kelebihan tools ini bersifat GUI dan sangat easy, simple serta interface yang antar mukanya Windows XP interface application. Dalam penggunaannya cukup melakukan capture, lalu tinggalkan saja………….. biarkan tools ini bekerja dengan sendirinya, kita tinggal duduk sambil minum kopi dan menunggu WEP Key rahasianya terungkap dengan sendirinya, simple bukan?.

"Tools ini sangat pas digunakan untuk anak “new bie” yang mau jadi hacker tapi malas belajar….hi..hi… atau anak yang doyan merokok sambil menunggu kemanan jaringan wireless WEP terungkap, mungkin membutuhkan waktu sekitar 5 atau 10 batang rokok habis terhisap. hii.hii..." ...... (lelucon)


WinAirSNORT Berhasil Menemukan WEP Key Rahasia 128 bit (PW:Hex)


2. Tutorial Wireless Hacking Security Jaringan WEP/WPA —.dengan AirDamp & WinArkrack
AirDamp merupakan tools yang digunakan sebagai packet capture jaringan wireless 802.11 yang saya anggap cukup andal yang tidak membutuhkan resource yang tidak besar namun mampu mengoleksi sejumlah packet dalam file *.cap atau IVs (initialization vectors) yang selanjutnya digunakan oleh Arkrack/WinArkrack untuk mengungkap WEP Key rahasia tersebut.

AirDamp Mengoleksi Packet Capture

Arkrack Mengolah Packet Capture dan Berhasil
Menembus Kemanan Jaringan Wireless (WEP).

Arkrack Mengolah Packet Capture dan Berhasil
Menembus Kemanan Jaringan Wireless (WPA)
Inilah tools menurut sang penulis merupakan tools yang berukuran kecil namun powerfull dalam mengungkap system kemanan jaringan WEP. bayangkan dengan tools ini mampu membongkar system keamanan sebanyak 26 angka atau 128 bit. Kalau anda pernah menonton film matrix cara kerja tools ini seperti perputaran/random angka yang sangat cepat tergantung kecepatan komputer anda dalam mengolah datanya. ikutilah perjalanan sang penulis dengan tutorial/artikelnya bersama dengan toolsnya.

lebih jelas lihat disini hxxp://wireless.phpnet.us/
atau hxxp://myvisual.tux.nu/

untuk bikin antena kaleng disini hxxp://new.photos.yahoo.com/gunpwk/album/576460762323530803
 
semoga bermamfaat, GBU :)

sumber : http://stmik.forumotion.com/t135-tutorial-wireless-hacking-wep-dengan-airsnort


Software Tools yang sangat bermanfaat sebelum pemasangan Wireless LAN

Software Tools yang sangat bermanfaat sebelum pemasangan Wireless LAN

Perangkat Radio Wireless apa sih yang bagus (terbaik)?
Yang tidak melanggar aturan regulasi!
Silahkan tengok2

dBm to Watt Conversion Calculator
http://www.moonblinkwifi.com/dbm_to_watt_conversion.cfm

Sesuai peraturan yang berlaku itu Maximum 100mWatt = 20dBm

Selain masalah LOS (Line Of Sight), Berapa ketinggian Antenna yang ideal?
Ini tool buat menentukan ketinggian antenna yg tepat sesuai jarak antara ke 2 antenna.
Dan berlaku untuk implementasi Point to Point maupun Point to MultiPoint.

Fresnel Zone Clearance Calculator
http://www.ratrivertech.ca/archives/tools/Fresnel_Zone_Clearance_Calculator.htm
Fresnel Zone Calculator


Mau seberapa jauh kah? atau bisa seberapa jauh kah?
tool dari www.mikrotik.co.id

Link Possibility Calculator
http://www.mikrotik.co.id/test_link.php

Semoga bermanfaat.
GBU

Kredit to : | m | a | m | a | n |

anscomsys@yahoo.com

E-Goen adalah Rajanya Antenna Wireless HomeBrew Indonesia

Sumber : http://picasaweb.google.com/gunpwk


Foto langkah2 pembuatan Antenna Omni bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566782

Foto langkah2 pembuatan Antenna PVC USB bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566805

Foto langkah2 pembuatan Antenna Quad 8 bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566786

Foto langkah2 pembuatan Antenna WajanBolic Pigtail bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566801

Foto langkah2 pembuatan Antenna WajanBolic USB bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566798

Foto langkah2 pembuatan USB UTP Extender bisa dilihat di http://my.opera.com/m4m4n/albums/show.dml?id=566789
Downgrade USB Port 2.0 to 1.0

Artikel Merakit HomeBrew Antenna 2,4Ghz bisa di download di: (besar File 22 MB)
http://files.myopera.com/m4m4n/files/Merakit%20Homebrew%20Antena%202.4%20GHz.doc

Tools Link Budget dan Wajan caclculator bisa di download di : (besar File 27,5 KB)
http://files.myopera.com/m4m4n/files/Link%20Budget%20dan%20Wajan%20Calculator.xls

Terima kasih buat Pak E-Goen Purwakarta Jawa Barat.

Semoga bermanfaat buat yg membutuhkan.
kredit to :| m | a | m | a | n |

anscomsys@yahoo.com

Hotspot di atap rumahku

Hotspot di rumah ku ini adalah berawal dari eksperimen membuat antenna Omnidirectonal sendiri dengan menggunakan bahan pipa tembaga untuk AC dan pipa PVC sebagai covernya. Untuk konektor nya mengunakan N-type female connector yang nantinya dihubungkan ke pigtail ke AP. Ada contoh pembuatan antenna jenis lain dari salah satu opensource anak bangsa http://kasepuhan.multiply.com/video/item/38
Antena ini di pasang diatas tiang antena untuk TV. dari atap rumah sekitar 2 meter supaya cukup untuk di akses dari tempat yang agak jauh.
Untuk Acces point nya sendiri  menggunakan Radio AP merk D-Link DWL-2100AP. Hasilnya lumayan ok dengan jarak sekitar radius 300meter tanpa halangan masih bisa di akses dengan sinyal sekitar 75% langsung dari laptop.
AP nya di masukan kedalam taperware box untuk menyimpan makanan. Yg penting kedap air dan tahan sinar matahari. Pengen tau aja neh berapa lama bertahan dengan plastik ini....:D. Sebenarnya karna perangkat AP yg di dalamnya untuk penggunaan indoor dipaksakan jadi outdoor untuk nekan biaya. Jadi yang ada di akal-akalin. Terus harus ditaro diluar karna agar dekat dengan antenna jadi Loss signal di cable di kurangi dengan memendekan jarak antara antenna dan radio.

Dari Radio AP ini aku share dengan teman2 di sekitar rumah. Client menggunakan antena Yagi 15db dan USB LAN adapter dengan SMA connector untuk menghubungkan external antena. Dari hasil coba-coba ini dengan jarak sekitar 700meter masih bisa menangkap
sinyal sekitar 50%. Signal strenght ini juga kadang masih berubah-ubah tergatung kondisi cuaca hujan atau tidak. Persoalan nya dari point-to-point tidak LOS ada 2 pohon cemara di pos satpam tinggi banget jadi cukup mengattenuated sinyal yang di terima....Untuk Security nya masih menggunakan WEP yg di set di AP nya. Lumayan dari AP ini di share ke 3 users speednya masih ok lah untuk browsing and chating.




Antenna berikut AP yg dimasukan ke dalam kotak taperware. Mungkin seharusnya harus di cat box nya supaya sinar matahari tidak langsung masuk ke electronics nya. Yang perlu di perhatikan sepertinya harus kedap udara dan air sehingga mencegah humid dan moisture yg bisa masuk ke dalamnya. kalau air sih sepertinya tahan karna cukup nge-seal neh kotak.

Di taro diatas tiang antenna TV. cuma lom aku rapihin neh kabel2nya keliatan semrawut ya....

Ga harus pake triangle tower yg penting sih memenuhi ajah syarat ketinggian nya dan bisa di akses dari client dari jarak yg lebih jauh. Tapi menurut yang ahlinya sih ketinggian mempengaruhi jarak pancar. Ada yang disebut dengan Fresnel Zone (orang elektro pasti ngerti). Atau ada link bagus neh http://my.opera.com/m4m4n/blog/tools-yang-sangat-bermanfaat-sebelum-pemasangan-wireless-lan












Antenna, pigtail dan AP yg dimasukan kedalam box plastik




















Nude antenna yg  terdiri dari pipa2 tembaga..kalau ada sih yg berbahan kuningan dilapisin perak....cuma mahal kali ya harganya.



















AP yg di hubungkan ke PoE , terus di kasih tape supaya tetep terkonek dengan kuat ke RJ-45 konektornya.












Female N-type conector dari antenna.





Sumber : http://kasepuhan.multiply.com/journal/item/19?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem










Akses Poin (Acces Point)

ACCESS POINT (AP)


A. DEFINISI ACCESS POINT (AP)

Berikut adalah beberapa definisi Access Point (AP) yang diambil dari berbagai sumber.
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless.
Wireless Access Point (WAP/AP) adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan alat-alat dalam suatu jaringan, dari dan ke jaringan Wireless
Router dan Acces Point adalah dua fungsi peralatan jaringan yang bekerja bahu membahu membentuk unit pemancar signal wifi. Acces Point membentuk hot spot, sedangkan Router mengatur lalu lintas data. Alat ini digunakan untuk Acces Internet secara wifi.
Access point, akses point, disingkat dengan AP. Suatu tempat yang menjadi pusat dari beberapa koneksi terhubung. Alat ini juga dikenal dengan Cross Box. Jika dilihat dari sudut pandang koneksi telepon, Access Point adalah suatu box tempat dimana kabel telepon dari pelanggan telepon terkoneksi. Begitu juga kalau dilihat dari jaringan komputer tanpa kabel (wireless), access point ini adalah pemancar yang menghubungkan komputer-komputer yang terpaut dengan jaringannya untuk menuju jaringan yang lebih besar (internet).
Access Point adalah hub bagi jaringan wireless baik itu di ruangan, maupun di jaringan dalam kota. Untuk jaringan dalam kota, Access Point ini biasanya di tempatnya di ISP berada pada tower dengan ketinggian 20 meter atau lebih.
Access Point dalam jaringan komputer, sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. WAP biasanya yang terhubung ke jaringan kabel, dan dapat relay data antara perangkat nirkabel (seperti komputer atau printer) dan kabel pada perangkat jaringan.
Wireless Access Point. Seperti juga namanya WAP berfungsi untuk mengakses jaringan yang ada di daerah internal dari sebuah Jaringan LAN. Contohnya dalam jaringan lokal atau LAN kita membuat penamaan IP 192.168.0.1 otomatis dalam access point kita akan memforward IP 192.168.0.xxx pada client dengan kata lain kita akan masuk jaringan lokal tertentu. Sebagai info untuk dalam jaringan kita sebaiknya harus diberikan proteksi yang sangat ketat dengan cara penggabungan angka dengan numerik contoh : d3s3mb3rbr4v0.














B. FUNGSI ACCESS POINT

Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.



C. KAPAN KITA BUTUH WIRELESS ACCESS POINT
Pada dasarnya untuk kebutuhan dirumahan, anda memerlukan wireless access point jika anda ingin membuat jaringan wireless untuk berbagi sambungan internet broadband misal dari Speedy ke beberapa komputer didalam rumah. Anda bisa menghubungkan wireless access point anda kepada modem router (dari ISP) anda untuk membuat jaringan wireless. Akan tetapi anda perlu memperhatikan dan memastikan kalau modem anda yang sekarang ini mempunyai fitur NAT firewall. Jika anda mendapati bahwa modem broadband anda murni sebuah modem yang tidak mempunyai fitur firewall (NAT) maka yang anda butuhkan adalah sebuah wireless router. Kalau tidak maka anda hanya bisa mendapatkan satu sambungan komputer saja yang bisa akses internet dalam satu waktu
Dalam jaringan komputer bisnis anda di kantor jika anda memerlukan untuk memberikan access internet atau jaringan kepada suatu lokasi atau area yang untuk menarik kabel jaringan adalah tidak mungkin (bisa karena sudah dan tidak ekonomis) maka anda memerlukan wireless access point untuk memberikan akses wireless kepada jaringan anda. Atau anda ingin memberikan akses wireless kepada komputer mobile (laptop / notebook) anda atau para tamu yang membawa laptop yang ingin mendapatkan akses internet, maka membuat suatu jaringan wireless hotspots dengan pemisahan security policy adalah suatu kenbutuhan yang perlu dipenuhi. Wireless access point indoor bisa anda gunakan untuk itu.
Dan juga pada lingkungan pabrik, atau warehouse, atau plant yang berada di lingkungan kasar, maka anda memrlukan wireless access point outdoor yang handal untuk memberikan akses jaringan secara wireless. Untuk menghubungkan antar gedung atau antar lokasi pabrik yang untuk menarik kabel adalah tidak mungkin atau tidak ekonomis, maka anda memerlukan wireless access point bridge yang handal.


D. WIRELESS ACCESS POINT YANG MANA YANG TERBAIK


Teknology telah membuat hidup lebih mudah dalam beraktifitas. Produsen elektronik mengembangkan varian produk baru yang dikenalkan dengan fitur lebih bagus dan canggih dengan performa yang lebih bagus juga. Memilih wireless access point yang terbaik adalah menjadi sebuah target yang bergerak karena selalu ada perangkat baru yang lebih bagus dengan fitur dan technology yang canggih. Untuk itu saat ini perlu diperhatikan spec dari pabrik apa yang bisa mereka tawarkan agar bisa memenuhi kebutuhan anda dengan baik. Beikut adalah fitur kebutuhan minimum atau yang dianjurkan ada dalam sebuah wireless access point:
1. Multifunction Modes
Sebuah wireless access point yang bagus adalah yang bisa bekerja atau dioperasikan dalam berbagai modus operasi: sebagai Access Point, Repeater, Bridge, dan Wireless Client. Sebagai wireless access point (WAP), perangkat ini bisa memungkinkan jaringan kabel LAN dikembangkan menjadi jaringan wireless dengan jalan menghubungkan perangkat AP ini kepada sebuah salah satu port Ethernet jaringan LAN anda misal kesebuah Switch atau ke sebuah modem router langsung.
Gambar berikut adalah contoh diagram beberapa modus operasi AP
Sebagai perangkat wireless bridge atau wireless client, memungkinkan perangkat dengan port Ethernet terhubung kepada jaringan wireless anda. Dengan wireless bridge anda bisa menghubungkan satu jaringan LAN kepada jaringan LAN lainnya lewat sambungan wireless antar gedung misalnya. Atau beberapa perangkat jaringan misal komputer desktop, printer, notebook, yang terhubung kepada sebuah Switch dan terhubung kepada wireless bridge untuk konek kepada jaringan wireless anda.
Sementara pada wireless repeater, anda bisa menambahkan beberapa AP untuk mengembangkan jaringan wireless anda tanpa harus konek kepada kabel backbone jaringan anda.
2. WDS Support
Wireless access point terbaik haruslah mendukung fitur Wireless Distribution System (WDS). Dengan WDS sebuah jaringan wireless bisa dikembangkan dengan menggunakan beberapa wireless AP tanpa harus menggunakan backbone kabel jaringan dan client bisa roaming antar wireless AP. Dengan fitur WDS ini anda bisa mengembangkan jaringan wireless yang besar dengan saling link antar wireless AP dengan WDS Link tanpa harus terkoneksi dengan backbone kabel seperti halnya jaringan AP tradisional. Umumnya fitur WDS ini sangat cocok dipakai pada lingkungan jaringan wireless yang sangat luas dan lebar misal di pabrik, di kampus dan sebagainya.
3. Wireless N
Wireless access point terbaik tentunya harus di usung dengan technology wireless terkini yaitu wireless standards 802.11n versi final. Kita tahu bahwa versi draft 802.11n sudah di approve oleh IEEE Sep 2009 lalu menjadi standard wireless 802.11n resmi dengan beberapa opsi tambahan saja dari versi draft nya. Dikombinasikan dengan technology antenna cerdas MIMO, maka standard wireless 802.11n ini memberikan speed sampai idealnya 300 Mbps bahkan lebih dan juga jangkauan yang lebih luas.
Jika jaringan wireless anda banyak menggunakan streaming video, gaming, atau voice, ada baiknya menggunakan wireless N yang versi dual-band (2.4 dan 5 GHz).
4. Advanced Security Features
Best wireless access point haruslah mendukung fitur security yang handal termasuk mendukung fitur keamanan wireless terkini yaitu standard industry Wireless Protected Access (WPA/WPA2), MAC address filter, SSID broadcast control. Untuk pemakaian di lingkungan jarngan corporasi kebutuhan akan fitur security advance juga perlu (EAP-MD5, EAP-TLS, EAP-TTLS, and PEAP), dan juga bila perlu yang support akan RADIUS authentication jika jaringan corporasi anda mempunyai central RADIUS server. Dan juga untuk memudahkan instalasi koneksi client kepada jaringan diperlukan juga fitur yang mendukung Wireless Protected Setup (WPS) yang biasanya hanya menekan tombol push button untuk memudahkan koneksi.
E. WIRELESS OUTDOOR ACCESS POINT
Pada umumnya, wireless access point dirancang untuk kebutuhan dalam gedung (Indoor) seperti dirumahan atau didalam kantoran dimana lingkungannya tidaklah kasar. Akan tetapi wireless access point yang di operasikan pada lingkungan yang kasar atau outdoor haruslah mempunyai design yang khusus. Untuk kebutuhan outdoor sebuah wireless access point haruslah dikemas dalam suatu rumah yang kokoh dan terbuat dari komponen yang berstandard industry yang kokoh agar perangkat AP tersebut tahan beroperasi dibawah range temperature yang extreme misal berkisar antara ~30~70 derajat Celcius dan juga dilengkapi dengan penangkal petir, tahan cuaca, anti bocor, dan juga


F. PERANGKAT ACCESS POINT

Ada dua macam perangkat access point, yaitu :
a. Dedicated Hardware Access Point
Merupakan suatu perangkat yang khusus dibuat untuk bekerja sebagai access point.
b. Software Access Point
Merupakan suatu komputer yang dilengkapi dengan wireless NIC dan software access point yang dibuat untuk bertindak sebagai access point.

G. MODE AKSES KONEKSI WI-FI

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi (Wireless-Fidelity), yaitu
a. Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
b. Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

H. MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI WIRELESS

Proses dan Aplikasi teknologi kadang-kadang membuat bingung para user, tetapi dengan melakukan manajemen atau pengaturan dari keamanan informasi wireless hal tersebut tidak pernah terjadi. Dalam kenyataannya proses-proses bisnis membentuk manajemen mengatasi resiko yang kuat untuk sejumlah aset fisik dan peralatan jaringan yang juga bekerja untuk melindungi sumber-sumber wireless. Pedoman efektifitas cost memudahkan suatu organisasi membentuk perlindungan keamanan yang tepat yang merupakan bagian dari strategi wireless secara keseluruhan. Point-point berikut memperkenalkan pendekatan-pendekatan yang bisa dilakukan :
• Kebijakan Keamanan Wireless dan Design Arsitektur
Kebijakan dalam hal keamanan, langkah yang harus ditempuh dan pelatihan yang bagus harus mengikutsertakan jaringan wireless sebagai bagian dari seluruh managemen perancangan system keamanan.
• Treat Access Point
Sebagai suatu “untrusted”, akses point perlu untuk diidentifikasi dan dievaluasi, jika hal tersebut dianggap perlu untuk di lakukan semacam karantina sebagai “untrusted device” sebelum klien wireless dapat menambah akses ke jaringan. Penentuan ini berarti penempatan suatu firewall dilakukan secara tepat dan benar. Melalui Virtual Jaringan Private (VJP) system dapat mendeteksi gangguan dan melakukan pengenalan antara akses point dan intranet atau internet.
• Kebijakan dari Konfigurasi Access Point
Administrator memerlukan standard setting keamanan untuk setiap akses point 802.11b sebelum digunakan. Pedoman ini seharusnya mengcover SSID, kunci WEP dan enkripsi, serta “community word”nya SNMP.
• Penemuan Access Point
Administrator harus secara rutin mencari tahu ke jaringan kabel untuk mengidentifikasikan akses point yang tidak diketahui. Beberapa metoda dari pengenalan device 802.11b sudah ada, termasuk pendeteksian melalui banner string di dalam akses point dengan web atau telnet interface. Jaringan wireless dapat mengenali akses point yang tidak benar dengan menggunakan setting monitoring frekuensi sebesar 2.4 Ghz, yang melakukan pencarian paket 802.11b di udara, paket yang dimaksud mungkin berupa alamat IP.
• Penilaian Keamanan Access Point
Pengecekan faktor keamanan dan penafsiran penetrasi secara tepat mengidentifikasi konfigurasi akses point, default atau secara mudah menebak password dan persamaan kata, serta enkripsi. Router ACLs dan firewall juga membantu meminimalkan akses ke dalam suatu agen dan interface lain.
• Perlindungan Client Wireless
Klien wireless perlu melakukan pengujian untuk masalah keamanan yang mempunyai hasil yang baik dan diinginkan, prosedure ini harus mengikutsertakan beberapa atau point berikut ini :
a. Distribusi personal firewall untuk mengunci akses klien
b. VPNs untuk penambahan enkripsi dan pengenalan apa yang bisa disediakan oleh 802.11b.
c. Pendeteksian gangguan dan respon untuk mengidentifikasikan dan meminimalkan serangan yang terjadi dari orang yang memaksa masuk, virus, trojan, dan “backdoors”.
• Managemen Service Keamanan untuk Wireless
Managemen Service Keamanan (MSK) membantu suatu organisasi membangun system keamanan yang efektif tanpa ada biaya yang terus menerus, MSK menyediakan layanan untuk menghandle tafsiran, design, penyebaran, management dan dukungan terhadap bidang informasi system keamanan.

I. AUTHENTICATION DAN ASSOCIATION

a. Authentication
Langkah pertama di (dalam) menghubungkan suatu wireless LAN adalah authentification (pengesahan). Authentification adalah proses di mana suatu wireless node ( Kartu PC, USB Klien, dll.) mempunyai identitas yang dibuktikan oleh jaringan ( pada umumnya akses point) untuk node tersebut sedang mencoba untuk menghubungkan. Verifikasi ini terjadi ketika akses point klien yang sedang menghubungkan verifikasi bahwa klien adalah siapa [itu]. Untuk meletakkan nya cara yang lain, akses point bereaksi terhadap suatu klien yang meminta untuk menghubungkan dengan membuktikan identitas client sebelum koneksi terjadi. Kadang-Kadang pengesahan memproses batal, maksudnya walaupun kedua-duanya klien dan akses point harus berproses melalui langkah ini dalam rangka berhubungan, ada benar tidaknya identitas khusus memerlukan untuk asosiasi. Ini adalah kasus ketika akses point yang paling baru dan kartu PC diinstall di dalam default cofigurasi mereka.
b. Association
Suatu saat wireless klien telah dibuktikan keasliannya, klien kemudian berhubungan dengan akses point. Kemudian dihubungkan status di mana suatu klien diijinkan untuk meloloskan data melalui/sampai pada suatu akses point. Jika kartu PC dihubungkan untuk akses point itu , maka terjadi jaringan.
Proses menjadi berhubungan adalah sebagai berikut. Ketika suatu klien mengharapkan untuk berhubungan, klien mengirimkan suatu pengesahan meminta kepada point akses dan menerima balasan suatu pengesahan tanggapan. Setelah pengesahan diselesaikan, setasiun mengirimkan suatu permintaan asosiasi membingkai kepada akses point yang menjawab kepada klien dengan suatu tanggapan asosiasi membingkai salah satu membiarkan atau menolak asosiasi.

J. LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI ACCESS POINT

1. Memilih Access Point dengan feature yang tepat
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membeli sebuah Access Point yang akan dipasang pada jaringan kabel yang sudah ada. Tentu saja sampai tahap ini, diharapkan Anda memiliki jaringan kabel yang sudah bekerja dengan baik.
Direkomendasikan, sebaiknya anda menggunakan Access Point yang telah mendukung standar 802.11g dengan kecepatan 54 Mbps. Akan lebih baik lagi jika Access Point Anda mendukung standar yang lebih tinggi (108 Mbps).
Melihat feature bisa dengan mengunjungi website dan mengumpulkan brosur harus dilakukan sebelum membeli suatu produk. Feature lain juga harus Anda perhatikan seperti adanya fungsi DHCP Server, MAC Filtering, dan WEP minimal 128 bit. Fungsi tambahan lain seperti dukungan WPA dan konektor antena eksternal bisa menjadi nilai tambah.
2. Memasang Access Point pada Hub atau Switch
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memasang Access Point pada hub atau switch dalam jaringan Anda. Seharusnya, Anda akan menemukan sebuah kabel RJ45 pada paket penjualannya. Kabel ini bisa digunakan untuk menghubungkan Access Point ke hub atau switch Anda. Anda juga harus menghubungkan adaptor yang merupakan sumber daya untuk Access Point.
Disarankan untuk me-reset pada Access Point. Tombol reset biasanya terletak dekat tombol power (periksa buku manual yang ada dalam paket penjualan). Hal ini berguna untuk mengembalikan konfigurasi Access Point ke kondisi default. Cara ini tidak harus dilakukan, karena hanya digunakan untuk memastikan Access Point berada dalam konfigurasi default.
3. Saatnya membuka buku manual
Langkah ini sangat penting untuk Anda lakukan, karena setiap Access Point biasanya harus dikonfigurasikan dengan cara yang berbeda-beda. Ada Access Point menyediakan software yang secara otomatis bisa mendeteksi keberadaan Access Point dalam jaringan, namun ada juga Access Point yang mengharuskan Anda menyamakan network komputer terlebih dahulu. Hal ini biasanya diinformasikan dalam buku manual, sehingga Anda wajib untuk membacanya terlebih dahulu.
• Pada umumnya, Anda harus mengganti IP komputer yang akan digunakan untuk mengkonfigurasikan Access Point. IP komputer harus berada pada network yang sama dengan IP Access Point agar Access Point bisa dikonfigurasi. Periksalah buku manual untuk mengetahui IP address default dari Access Point.
• Selanjutnya, ubah IP komputer Anda ke alamat IP yang kosong dan berdekatan dengan alamat IP Access Point. Misalkan IP default Access Point adalah 192.168.1.1, maka Anda bisa menggunakan IP 192.168.1.2 untuk IP komputer.
• Setelah PC dan Access Point berada dalam network yang sama, maka Anda bisa langsung mengkonfigurasikan Access Point tersebut. Periksa lagi buku manual Access Point dan lihat apakah Access Point Anda mendukung web based management. Jika ya, maka Anda hanya perlu memasukkan alamat IP Access Point pada web browser di PC (contohnya: http://192.168.1.1). Seharusnya, browser akan menampilkan interface login untuk mengkonfigurasikan Access Point. Informasi user name dan password default bisa Anda lihat pada buku manual.
• Kasus lain yang mungkin terjadi adalah Access Point Anda tidak mendukung web based management. Jika ya, maka Anda harus menggunakan software khusus yang biasanya disediakan dalam CD pada paket penjualan. Install aplikasi tersebut dan untuk melakukan konfigurasi awal Access Point Anda.
4. Langkah awal konfigurasi: Ganti default password
Saat pertama kali Anda melakukan konfigurasi, seharusnya Anda akan diminta untuk memasukkan user name dan password. Biasanya, informasi user name dan password ini bisa Anda temukan pada buku manual. Password yang digunakan pada umumnya cukup “standar” dan sangat mudah ditebak. Jika tidak segera diganti, maka hal ini sangatlah berbahaya.
Oleh karena itu, langkah awal sebelum melakukan konfigurasi adalah mengganti user name dan password standar tersebut. Setiap orang bisa menebak default password yang digunakan karena memang menggunakan kata kunci yang umum (biasanya device sejenis dari vendor yang sama akan memiliki default password yang sama pula). Gantilah user name dan password dengan kata kunci yang unik dan berisikan kombinasi angka dan huruf.
5. Memberi nama pengenal jaringan wireless.
Jaringan wireless biasanya diberi nama khusus yang unik. Nama unik atau yang biasanya dikenal dengan istilah Extended Service Set Identifier (ESSID) ini bisa diberikan bebas tergantung keinginan Anda.
6. Menyembunyikan ESSID Access Point
Hampir semua Access Point memiliki kemampuan untuk menyembunyikan ESSID (hidden ESSID). Perlu diketahui bahwa sebuah Access Point akan selalu memancarkan informasi ESSID ini untuk menunjukkan “keberadaan” dirinya. ESSID ini biasanya akan ditangkap oleh client yang akan mengakses ke dalam jaringan Wi-Fi tersebut. Dengan dipancarkannya ESSID ini, maka para calon penyusup dapat dengan mudah mengetahui keberadaan jaringan wireless.
Mengaktifkan fungsi hidden ESSID merupakan salah satu cara cepat untuk mengatasi masalah ini. Dengan aktifnya hidden ESSID, maka Access Point tidak lagi memancarkan informasi keberadaan dirinya dan jaringan wireless. Para calon penyusup pemula akan sedikit kesulitan untuk mengakses jaringan wireless Anda.
7. Mengaktifkan DHCP server pada Access Point
Dynamic Host Control Protocol atau DHCP merupakan suatu protokol dalam jaringan yang bertugas untuk memberikan alamat IP kepada client yang terkoneksi ke dalam jaringan tersebut. Tanpa adanya DHCP server, Anda harus memasukkan alamat IP secara manual untuk setiap client yang terkoneksi. Hal ini tentu akan merepotkan.
Feature DHCP server juga biasanya menjadi standar pada Access Point dan Router. Syarat penting: Sebelum mengaktifkan fungsi DHCP server pada Access Point, sebaiknya Anda memastikan bahwa dalam jaringan belum ada device lain yang juga berfungsi sebagai DHCP server.
Proses mengaktifkan feature DHCP server ini juga cukup mudah. Masuklah ke interface konfigurasi dari Access Point dan ubah pilihan DHCP server menjadi “enabled”. Biasanya, Anda juga harus memasukkan range alamat IP yang akan di-reserved atau dialokasikan Access Point kepada client yang terkoneksi. Jumlah ini juga bisa digunakan untuk membatasi client yang bisa terkoneksi. Misalkan Anda memasukkan range IP antara 10.15.33.34 sampai 10.15.33.40, maka maksimal hanya akan ada tujuh IP yang akan dialokasikan Access Point kepada client. Jika client yang masuk lebih dari tujuh, maka client ini harus mengkonfigurasikan alamat IP-nya secara manual.
8. Mengaktifkan fasilitas enkripsi
Enkripsi datayaitu melindungi data dari kemungkinan penyadapan.Keamanan data dalam sebuah jaringan wireless merupakan hal yang sangat penting. Komunikasi data dikirim menggunakan gelombang udara yang tentunya sangat rentan akan penyadapan. Fasilitas enkripsi untuk mengamankan data yang dikirim menjadi hal yang sangat penting.
Wired Equivalency Privacy (WEP) adalah standar yang biasa digunakan untuk mengenkripsi data yang dikirim melalui jaringan wireless. Pastikan Anda mengaktifkan setidaknya WEP dengan tingkat keamanan 128 bit.
Access Point yang lebih baru sudah mendukung standar keamanan yang le-bih baik yaitu Wi-Fi Protected Access (WPA). Jika Access Point Anda belum mendukung WPA, coba kunjungi website dari produsen Access Point tersebut. Biasanya, Anda bisa menemukan update untuk menambahkan dukungan WPA. Standar keamanan terbaru sampai saat ini sudah mendukung WPA versi 2.
Sebagai tambahan, client yang akan melakukan koneksi ke Access Point harus mendukung standar keamanan yang sama dengan yang diaktifkan pada Access Point. Jika Anda mengaktifkan WEP 128 bit, maka semua client Anda harus mengaktifkan WEP 128 bit agar bisa berkomunikasi dengan baik.
9. Mengaktifkan feature MAC Filtering
MAC Filtering merupakan feature keamanan yang juga cukup efektif untuk mencegah para penyusup. Feature ini memungkinkan Anda membatas client yang akan bergabung ke dalam jaringan berdasarkan Media Access Control (MAC) Address dari network card client. MAC Address ini unik untuk setiap network card. Jadi, setiap network card pasti memiliki MAC Address yang berbeda.
Anda harus mengetahui MAC Address dari setiap client yang akan diperbolehkan untuk mengakses jaringan dan memasukkannya secara manual ke dalam konfigurasi Access Point. Client yang MAC Address-nya belum didaftarkan tidak akan bisa mengakses jaringan. Informasi MAC Address ini biasanya bisa Anda temukan dengan menggunakan software ataupun melihat kotak/manual dari network card.
10. KONFIGURASI ACCESS POINT MENGGUNAKAN D-LINK<
Membuat area hotspot atau membuat access point sebetulnya tidak beda denganm membuat router, tetapi di tambah dengan mengaktifkan wireless dan server DHCP pada router kita. Tetapi tentu saja alat dan fasilitas yang lengkap pada router tersebut yang harus mendukung access point. Jadi alat Access point router ini berfungsi sebagai server router, server DHCP dan pemancar wireless.
1. Langkah pertama yang dilakuakan adalah memasang 2 kabel yang yitu yang pertama kabel dari ISP yang masuk ke area WAN dan kabel yang menuju ke client di pasang pada area LAN (biasanya lebih dari satu untuk port LAN)
2. Setelah kabel terpasang baru kemudian baru masuk ke proses setting yaitu dengan membuka browser internet pada salah satu PC client. Kemudian untuk defaultnya adalah ketik no IP 192.168.0.1 sehingga muncul user nama dan password. User name di isi admin dan kemudian password di biarkan kosong kemudian enter
3. setelah user name dan password di masukkan secara benar baru kemudian muncul tampilan berikut :
4. Untuk mengubah password defaul dapat di lakukan pada tab Tools, tujuannya agar tidak setiap orang dapat mengubah setting access point yang kita buat.
5. Selanjutanya fasilitas wirelessnya di aktifkan dengan mengaktifkan ini maka pemancaran ggelombang radio sudah di aktifkan sehingga wireless adapater dari PC client dapat menangkap gelombang ini. Dengan memberi nama koneksi wireless kita pada colom paling Network ID. Dapat pula diberi proteksi password untuk tidak setiap orang dapat menikmati fasilitas hotspot yang kita buat pada kolom security
6. Kemudian pada bagian WAN berarti bagian yang menghubungkan dengan ISPnya maupaun router yang berada di level atasnya. IP yang diaktifkan adalah static IP kemudian IP addressnya misalkan router atasnya 10.63.41.1 maka harus sejajar dengan itu misalnya 10.63.98.7 kemudian ISP gatewaynya di isi 10.63.98.1 kemudian DNSnya juga di isi DNS ISP yang bersangkutan.
Pengisian pada bagian WAN
7. Kemudian pada LAN adalah koneksi ke client dapat di atur untuk IPnya tetapi jika disesuaikan dengan defaulnya akan tetap 192.168.0.1 dan client yang mennyesuaikan asalkan IP nya sejajar.
8. Fasilitas Hotspot supaya dapat langsung dinikmati koneksi secara langsung tanpa melakukan setting IP pada komputer clinet adalah dengan mengaktifkan DHCP server. Pada bagian DHCP tinggal meng-enable kan bagian DHCP server.
9. Kemudian pada client tinggal menyiapkan alat untuk wireless adapter untuk menerima sinyal radio dari access pointnya. Untuk masa sekarang notebook sudah dilengkapi dengan wireless adapter. Jika belum dapat ditambahkan alat eksternal seperti gambar berikut :
10. Kemudian pada PC client jika terdapat koneksi wireless akan langsung muncul dan tinggal di connectkan pada salah satu yang kita inginkan. Dengan catatan untuk koneksi hotspot yang sering digunakan pada TCP/IP wireless adapter yang dipakai dibiarkan aotomatic.

Referensi : Diambil dari http://bunyamingunadarma.wordpress.com/2011/04/05/akses-point-access-point/